KITAB
SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja
Katolik | |
|
55. Bonifasius II (530-532)
Bonifasius lahir di Roma dari keturunan Jerman. Terpilih menjadi paus pada 22 September 530. Feliks IV telah menunjuknya sebagai penggantinya dan sebagian dari para imam setuju untuk menghormati keinginannya yang terakhir. Dengan itu, Bonifasius menerima kepatuhan dan tunduk sebaik-baiknya terhadap para penasihatnya. Satu minat yang yang tampak nyata dari sikapnya ialah mempersiapkan dirinya sebagai seorang pengganti. Kenyataannya, ia membuat imam bersumpah secara tertulis bahwa hal yang sama tidak akan terjadikembali seperti yang terjadi ketika dia dipilih. Dia menetapkan Diakon Vigilius sebagai penggantinya. Pada batas ini Senat Romawi campur tangan menolak paus dari penyalahgunaan kekuasaan dan memanggilnya untuk membela dirinya sendiri sebelum siding. Bonifasius pergi, membakar deklarasi sumpah tersbut di depan majelis dan dengan cara ini menghindari untuk dihakimi. Mungkin ini memberinya suatu tempat dalam daftar resmi para santo-santo. Tetapi faktanya dia merupakan paus pertama yang tidak dideklarasikan sebagai seorang santo.
Pada kesempatan itu, ketetapan-ketetapan resmi dikeluarkan bagi pemilihan paus. Secara jelas, khususnya dilarang untuk memberikan uang atau pemberian-pemberian yang berkaitan untuk mendapatkan sebuah kepentingan dalam jabatan kepausan. Itu
|